Hotline085218084493

Tips

Tips Mendaur Ulang Botol Plastik

Kategori Artikel & Blog

Di Indonesia, daur ulang masih sangat minim dilakukan, mengingat pemilahan dan pengelolaan sampah masih menggunakan metode konvensional, yakni dibakar dan ditimbun di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Bahkan, di ruang publik masyarakat masih sulit membedakan mana sampah organik, anorganik dan beracun. Alih-alih melakukan daur ulang plastik dengan benar, meningkatkan kesadaran memilah sampah dan membuang sampah sesuai tempatnya saja, masih menjadi tantangan besar. Untuk meningkatkan kesadaran ini, bekal pengetahuan mengenai jenis plastik dan bagaimana cara memperlakukannya, juga penting.

Berikut tujuh kode jenis plastik yang memudahkan untuk identifikasi sebelum melakukan daur ulang plastik:

1. PET atau Polythylene

Jenis plastik ini paling banyak ditemui di tengah-tengah masyarakat, seperti botol air minum, dan botol sekali pakai lainnya. Melansir dari buku Sustaination, daur ulang plastik ini dikategorikan mudah, yakni dengan cara dihancurkan menjadi serpihan dan didaur ulang menjadi kain polyester, dakron isi boneka/bantal, dan karpet.

2. HDPE atau High-density Polyethylene

Daur ulang plastik HPDE paling sering dilakukan karena prosesnya daur ulangnya sederhana dan memiliki nilai ekonomi. Biasanya jenis plastik ini digunakan sebagai wadah detergen, sampo, sabun, dan jenis wadah yang cukup tebal lainnya.

3. PVC atau Polyvynil Chloride

Daur ulang plastik jenis ini dikategorikan sulit karena mengandung bahan kimia yang dapat luluh. Beberapa jenis PVC memang bisa digunakan kembali, tapi tidak dianjurkan jika bersentuhan dengan makanan. Jenis plastik ini biasa digunakan sebagai plastic wrap, kabel, pipa hingga mainan anak.

4. LDPE atau Low-density Polyethylene

Jenis plastik ini sangat mudah ditemui, tapi sangat sulit didaur ulang. LDPE biasa digunakan sebagai plastik kresek. Inilah alasan pentingnya menolak kantong plastik sekali pakai ketika berbelanja, dan disarankan untuk membawa tas belanja pakai ulang.

5. PP atau Polypropylene

Daur ulang plastik ini dikategorikan sedang-sulit, karena memiliki ketahanan terhadap panas, dapat menghalangi kelembapan dan minyak. PP sering dijadikan sebagai kemasan makanan, seperti mie instan, sereal dan lainnya.

6. PS atau Polysterene

Plastik ini tergolong sulit didaur ulang karena dapat mengeluarkan zat berbahaya karsinogen berupa styrene. Jenis plastik ini biasa digunakan untuk membuat garpu dan sendok plastik, Styrofoam, dan tempat telur.

7. O atau Others

Jenis plastik ini dikategorikan sulit, bahkan tidak dapat didaur ulang dan berbahaya jika terkena makanan. Jenis plastik ini berupa BPA, polycarbonate dan LEXAN, bahan kimia yang dapat memicu masalah kesehatan. Karena, kondisi plastik yang kotor akan menyulitkan proses daur ulang, sehingga produk hasil daur ulang plastik tidak maksimal dan bisa saja malah mencemari lingkungan karena gagal didaur ulang. Untuk memahami lebih jauh tentang jenis plastik ini, Anda bisa mengunjungi link Waste4Change ini.

Cara mendaur ulang pada sampah plastik :

1. Koleksi. Langkah pertama dalam proses daur ulang sampah adalah mengumpulkan material atau plastik yang akan didaur ulang .

2. Sortir.

3. Cucian.

4. Mengubah ukuran.

5. Sortasi plastik .

6. Penggabungan.

Kadujaya Perkasa adalah pabrik jerigen, pabrik jerrycan, pabrik plastik HDPE, pabrik blow moulding, dan pabrik jerigen HDPE yang selalu menyediakan produk terbaik untuk konsumen. Selain botol plastik, di Kadujaya Perkasa juga menjual jerigen. Semua botol plastik dan jerigen dari Kadujaya Perkasa aman untuk anak-anak dan dapat digunakan berkali-kali.

Jika Anda sedang ingin beli jerigen di Surabaya, beli jerigen di Jakarta, beli jerigen di Bandung, beli jerigen di Banten, atau beli botol plastik, cukup percayakan pada Kadujaya Perkasa.

Artikel & Blog Lainnya

Siasat Dekoratif yang Memikat Hati dan Lingkungan

Tips Memilih Botol Plastik dan Jerigen Berkualitas untuk Kemasan Produk Anda

Which Is Better, HDPE Or PET For Packaging?

Optimizing Liquid Storage with 30 L D Plastic Jerry Cans: Hints and Tips

Kembali Ke Atas